24 March 2011

Ayah Lohan Ditangkap

IST TERKAIT:Lindsay Lohan Bintang Baru "Superman"?Beredar Foto-foto Lindsay Lohan Pakai HeroinLindsay Lohan Akan Masuk Penjara

LOS ANGELES, KOMPAS.com — Keluarga Lindsay Lohan kembali harus dihadapkan pada permasalahan hukum. Kali ini giliran ayah Lindsay, Michael Lohan, yang ditangkap atas dugaan tindakan kekerasan domestik terhadap seorang perempuan di California pada Selasa (22/3/2011) waktu setempat.  

Letnan John Ratto, anggota kepolisian di wilayah West Hollywood, California, membenarkan kabar tersebut.  

Dituturkannya, penangkapan terhadap ayah Lohan dilakukan menyusul adanya laporan dari seorang perempuan yang mengklaim telah mendapatkan perlakuan kekerasan domestik di dekat apartemennya.

"Dia (Michael) ditahan saat dia berjalan di dekat kantor polisi. Tak ada tanda-tanda bahwa dia dalam keadaan mabuk dan dia sangat kooperatif saat penangkapan," ujarnya.

Pihak kepolisian merahasiakan identitas saksi korban. Hanya saja, korban dikabarkan mengalami luka ringan dan menolak untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, saat berada di kantor kepolisian, Michael sempat mengeluhkan sakit dada sehingga dilarikan ke Cedars-Sinai Medical Center.

Michael dibebaskan dengan jaminan uang sebesar 200.000 dollar AS.

Penulis: Eko Hendrawan Sofyan   

View the Original article
Continue Reading »

Clubbing at Immigrant

Dazzling Yasmin

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari Kamis (24/3) Immigrant (Plaza Indonesia) akan mengadakan acara clubbing bertema Dazzling Yasmin pukul 22.00 WIB.

Berikut para pendukung acara nanti:

View the Original article

Continue Reading »

Manohara Masih Single, Lho...

Continue Reading »

LBH Apik: Kasus Arumi Bukan Semata Urusan Keluarga

KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHIArumi Bachsin TERKAIT:LPSK Beri Izin Ortu Arumi Bachsin Temui AnaknyaOrangtua Arumi Bachsin NgamukArumi Masih Saja MisteriusIbunda Arumi: Miller Sudah Kawin, Titik!KPAI: Sebentar Lagi Arumi Pulang

JAKARTA, KOMPAS.com -- Persoalan yang tengah dihadapi bintang film Arumi Bachsin dengan sang ibu, Maria Lilian Pesch kian melebar. Menurut Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK, kasus Arumi bukanlah semata urusan keluarga yang  bisa dengan mudah dipecahkan.

"Kami melalui pernyataan ini, LBH APIK dan Yayasan Pulih perlu menyampaikan bahwa kasus perkara Arumi bukanlah persoalan personal, bukan semata urusan keluarga," tegas Direktur LBH APIK Veronica kepada pers di Komnas Perempuan, Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (23/3/2011).

"Perkara ini adalah pelanggaran terhadap hak dan martabat anak untuk memperoleh rasa aman dan tumbuh berkembang secara sehat," lanjut Veronica.

Jika selama lima bulan ini Arumi terkesan disembunyikan keberadaannya di balik perlindungan Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) hingga Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), hal tersebut dilakukan semata untuk memagari bintang film 18

View the Original article

Continue Reading »

Kondisi Psikis Arumi Belum Pulih Total

KOMPAS IMAGES/ BANAR FIL ARDHI Arumi Bachsin TERKAIT:LBH Apik: Kasus Arumi Bukan Semata Urusan KeluargaLPSK Beri Izin Ortu Arumi Bachsin Temui AnaknyaOrangtua Arumi Bachsin NgamukArumi Masih Saja Misterius

JAKARTA, KOMPAS.com -- Bintang film Arumi Bachsin dikabarkan mengalami tekanan begitu berat yang berdampak terhadap kondisi psikologisnya sebagai anak remaja.

Hal tersebut terjadi setelah bintang film 18

View the Original article

Continue Reading »

23 March 2011

Penjelasan Kak Seto Soal Tudingan Campur Tangan Kasus Arumi


Arumi (Nunu/detikhot) JakartaMantan Ketua Komnas Anak, Kak Seto dituding campur tangan dalam kasus Arumi. Anak buah Kak Seto bernama Gufron disebut-sebut sebagai dalang kaburnya Arumi dari rumah untuk meminta perlindungan.

Namun tudingan tersebut dibantah oleh Kak Seto. Pria berkacamata itu mengatakan kalau dirinya hanya bertemu dengan Arumi sebentar, dan tidak sempat terlibat dalam kasusnya.

Bersama dengan keluarga Arumi, Kak Seto mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Senin (21/3/2011). Ia bertindak sebagai mediator untuk membujuk Arumi pulang. Berikut ini penjelasan Kak Seto terkait tudingan yang ditujukan kepadanya.

Sebenarnya kalau ditangani sama Kak Seto dari awal tidak akan menjadi seperti ini?

Masalahnya saat itu saya bukan di Komnas Anak, dan bukan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia). Saya mendengar (kasusnya) sudah di KPAI dan itu lembaga negara, saya pikir justru akan lebih cepat selesai. Saat masalahnya berlarut-larut justru saya mencoba bertemu dengan keluarga ke KPAI, dan ternyata sekarang bukan di KPAI tapi di LPSK. Saya membuka peluang juga tidak bisa, nah kebetulan hari ini saya dan pak Fatwa bisa dan bahkan bisa bertemu langsung.

Saya mengerti perasaanya 5 bulan, seorang ibu yang kehilangan anaknya, ya dalam rangka itu saya mencoba yang terbaik, semua saya lakukan karena itu.

Soal Gufron yang disebut sebagai bawahan Kak Seto?
Dia (Gufron) menangani ini bukan anak (bawahan) saya. Dia keluar itu dari 1 bulan sebelum lebaran, jadi memang tiba-tiba datang ke saya waktu saya di Bandung, tapi saya buru-buru.

Tapi keluarnya Gufron dari kantor itu karena Arumi?
Bukan, masalah internal kantor.

Pertemuan yang di Bandung dengan Arumi seperti apa?
Itu tanggal 30 Oktober 2010, tiba-tiba dia SMS mau ketemu membahas masalah ini, karena saya bilang saya tidak menangani masalah anak. (Kak Seto sudah tidak di Komnas Anak). Itu tidak dijadwalkan, karena dia meminta waktu ya ada apa? Ya saya bilang masalah anak bisa diselesaikan oleh KPAI

Jadi pada saat Gufron menemui Kak Seto itu beserta Arumi?
Iya dengan Arumi, tapi pada saat itu saya juga cepat-cepat, jadi mungkin hanya 10 menit ketemunya.

Sempat cerita apa Arumi saat itu?
Ya saya kira tidak terlalu banyak, karena pada saat itu kita tidak siap.

Keluhan Arumi apa?
Ya karena ini sudah saya sampaikan ke keluarga.

Tapi sebenarnya, LPSK itu sesuai untuk kasus Arumi?
Saya tidak tahu, tapi kalau saya dibilang terlibat itu tidak sama sekali. Saya tidak tahu hukum, tapi seharusnya tidak sampai kesana (LPSK), seharusnya perlindungan keluarga aja.

Terkejut akhirnya mantan staf Anda yang sekarang dituduhkan?
Ya terkejut, tapi saya bilang tolong semua diselesaikan dengan baik.


(ich/ich)





View the Original article
Continue Reading »

Arumi: Mama Sudah Tahu Mengapa Belum Waktunya Arumi Pulang


Arumi (Fakhmi/detikhot) JakartaUsaha keluarga untuk bertemu dengan Arumi yang kini berada di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) masih berlanjut. Kali ini pihak keluarga ditemani mediator yang berusaha membujuknya untuk pulang.

Mediator tersebut adalah Kak Seto dan anggota DPD sekaligus kerabat keluarga Arumi, AM Fatwa. Mereka mendatangi kantor LPSK, Senin (21/3/201) untuk bertemu dengan Arumi. Namun bintang '18+' itu belum juga mau pulang.

"Ya pokoknya mama sudah tahu mengapa belum waktunya Arumi pulang," ujar Arumi seperti ditirukan AM Fatwa.

AM Fatwa diberikan kesempatan bertatap muka dengan Arumi sebagai mediator untuk menyelesaikan masalahnya. Gadis berusia 17 tahun itu juga diberikan pengertian mengenai dampak yang terjadi bagi keluarga dan Arumi sendiri jika kasus tersebut berlarut-larut.

"Intinya, dia pada waktunya tetap ingin kembali pada orangtuanya. Dia merasa tidak bisa dipisahkan dengan papa dan mamanya, cuma belum sekarang. Apa itu alasannya, dia tidak bersedia menjelaskan," tambahnya.

(ich/ich)





View the Original article
Continue Reading »